Latar Belakang Visi Misi Nilai Keunggulan Struktur Organisasi Susunan Pengurus
TKIT Al-Ummah KBIT Al-Ummah TAAS Al-Ummah

Kamis, 05 Agustus 2010 | 11.30 | 2 Comments

Mempersiapkan Anak di Bulan Ramadhan


Aku gembira, yang kutunggu tiba
Bulan yang suci, bulan ramadhan

Tiba saatnya aku berpuasa
Agar menjadi orang-orang yang taqwa

Meski lapar kutahan tak makan
karna aku puasa
Meski haus kutahan tak minum
karna aku puasa


Lagu di atas akan kita dengarkan lagi dari mulut-mulut indah ananda. Menjelang Ramadhan, lagu itu memang diajarkan di berbagai Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak, termasuk KBIT dan TKIT Al-Ummah.

Selain diajarkan lagu itu, untuk menyambut Ramadhan ananda juga mendapatkan berbagai inputan dari sekolah: dikenalkan tentang puasa, keutamaan bulan Ramadhan, dan sebagainya. Ada pula kegiatan tarhib Ramadhan. Untuk KBIT dan TKIT Al-Ummah, tarhib Ramadhan insya Allah dilaksanakan Sabtu, 7 Agustus 2010. Para ananda akan membagi souvenir dan brosur Ramadahan, sementara IOM akan mendukung dengan bazar menyambut Ramadhan.

Lalu bagaimana peran kita sebagai orangtua untuk menyiapkan anak menyambut Ramadhan 1431 H ini? Semakin banyak persiapan tentunya semakin baik bukan, Bunda? Sekolah mempersiapkan ananda dari sisi tertentu, sementara orangtua juga menyiapkan dari sisi yang lain.

Dengan persiapan yang baik, insya Allah kita turut menyiapkan generasi Islam yang tangguh. Bukankah Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa dengan berbagai keutamaan. Iya kan, Bunda? Apalagi realita sejarah mengatakan Ramadhan telah dipenuhi dengan banyak hal positif yang dicapai umat. Ada peningkatan iman dan taqwa di sana, ada peningkatan kuantitas dan kualitas ibadah, juga berbagai kemenangan yang diperoleh oleh Rasulullah dan para sahabatnya dalam jihad. Pun generasi sesudah mereka. Bahkan, bangsa kita mencapai kemerdekaannya juga pada bulan Ramadhan. Hampir sama dengan momentum Ramadhan 1431 H ini yang juga bertepatan dengan HUT kemerdekaan RI ke-65.

Ayah dan Bunda... berikut ini beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk menyiapkan anak di bulan Ramadhan:

1. Menjelaskan kepada ananda bahwa tamu istimewa
Kita bisa menjelaskan tentang Ramadhan dengan gaya cerita kepada ananda. Bahwa ada tamu istimewa yang akan datang. Tamu itu bernama Ramadhan.

Ada banyak keutamaan bulan Ramadhan. Kita bisa mulai mengenalkannya. Misalnya hadits ini: "Jika bulan Ramadhan datang, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, setan-setan dibelenggu" (HR. Thabrani)

Kita juga sampaikan bahwa di bulan Ramadhan semua pahala dilipatgandakan, dan tentu saja ananda akan disayang Allah jika selama Ramadhan memperbanyak kebikan.

2. Mengajak ananda membersihkan rumah dan menghiasnya menyambut Ramadhan
Karena ada tamu istimewa, sepantasnya kita membersihkan rumah dan menghiasnya agar kondusif menyambut bulan suci. Kita ajak ananda untuk membersihkan kamarnya, menghiasinya dengan tulisan "marhaban ya Ramadhan", menempelkan jadwal shalat/imsakiyah selama Ramadhan, ataupun poster doa-doa.

Biasanya anada akan sangat menyukai aktifitas ini. Kita pun bisa mengasah kreatifitasnya di sini. Dan lihatlah, subhaanallah...ayah dan bunda pasti takjub dengan kreatifitas mereka.

3. Melatih ananda agar tidak terburu-buru makan dan minum
Ananda yang masih balita, tentu saja belum wajib berpuasa. Melatihnya untuk berpuasa merupakan hal yang sangat baik. Tentu saja disesuaikan dengan kemampuan/usia ananda.

Cara yang bisa kita lakukan adalah melatih ananda supaya tidak buru-buru makan ketika terasa lapar atau langsung minum ketika terasa haus. Kita latih supaya mereka menahan beberapa saat lagi. Sesuai kemampuan mereka. Setiap tahun waktunya semakin lama, hingga nantianya ananda benar-benar siap berpuasa, sebelum ia baligh dan diwajibkan berpuasa.

4. Melatih berbagi sesuatu dengan orang lain
Menanamkan semangat berinfaq pada bulan mulia ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Kita bisa memotivasi ananda bahwa Rasulullah idola kita merupakan orang yang sangat dermawan, bahkan lebih dermawan lagi ketika berada di bulan Ramadhan.

Jika ayah dan bunda memberikan buka bersama atau ta'jil di masjid, ajaklah ananda. Di samping itu kita latih ananda untuk berbagi. Bisa dengan teman-temannya atau tetangga, khususnya yang tergolong dhu'afa.

5. Melatih mereka bahagia ketika orang lain bahagia, begitupun sebaliknya
Menyambut Ramadhan, tentu ada kebahagiaan tersendiri bagi setiap muslim karena berbagai keutamaan Ramadhan itu. Kita pun bisa melatih ananda untuk memiliki rasa yang sama. Begitupun saat berbuka, setiap hari di bulan Ramadhan. Meski puasanya tidak penuh, ananda juga kita latih turut berbahagia bersama sesama.

Semoga lima kiat sederhana ini bisa membantu kita mempersiapkan anak di bulan Ramadhan. Marhaban yaa Ramadhan... Marhaban yaa syahrul mubarak.[]


Arifatus Sholihah
Kepala KBIT Al-Ummah
Jl. Tanjung Wira VI No.44 GKB, Gresik

2 komentar:

Hidayatullah mengatakan...

Bagus tuh..Apalagi klo bersama anak-anak sekolah..Bisa ramai banget.

Serba Serbi mengatakan...

hmmm...
keren2,..
saya suka ini.

Poskan Komentar

 
Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by Jurnalborneo.com
Proudly powered by Blogger.com | Modif by AbuNida