Latar Belakang Visi Misi Nilai Keunggulan Struktur Organisasi Susunan Pengurus
TKIT Al-Ummah KBIT Al-Ummah TAAS Al-Ummah

Sabtu, 06 November 2010 | 15.40 | 6 Comments

TKIT Al Ummah Menangi The Warrior Championship


TKIT Al Ummah kembali menjadi juara. Hari ini (6/11) tim yang terdiri dari 3 orang siswa TKIT Al Ummah meraih juara I pada Lomba The Warrior Championship se-Kabupaten Gresik yang diselenggarakan SDIT Al Ibrah.

Untuk memenangkan lomba yang diikuti TK-TK favorit di Kabupaten Gresik ini tidak hanya diperlukan ketangkasan, tetapi juga kerja sama tim dan kecerdasan. Ada beberapa rintangan yang perlu dilalui peserta. Memulai lomba ini, peserta harus berlari kemudian melewati titian. Pada tahap berikutnya ada lari dan berakhir pada merangkai kepingan puzzle.

Kurikulum BCCT (Beyond Centers and Circle Time) atau metode sentra yang diaplikasikan TKIT Al Ummah mengarahkan siswa untuk memiliki kecerdasan jamak (multiple inteligences). Melalui kurikulum ini siswa tidak hanya diasah kecerdasan logik-matematik dan linguistik semata, tetapi juga kecerdasan spasial, kinestetik, dan interpersonal. Tiga kecerdasan yang disebut terakhir ini banyak di pakai pada The Warrior Championship.

Kecerdasan kinestetik membuat anak pada The Warrior Championship bisa berlari kencang dan melewati papan titian dengan cepat. Perpaduan kecerdasan spasial dan logik-matematik menjadikan anak mampu merangkai puzzle dengan cepat dan tepat. Sementara kecerdasan interpersonal mengarahkan mereka untuk mampu membangun kerja sama.

Dengan modal kecerdasan jamak (multiple inteligences) itu Azkia, Lia, dan Hanifah berhasil memenangi lomba ini. Selamat.[]

6 komentar:

Anonim mengatakan...

Subhaanallah luarbiasa. Semoga makin maju ustadzah sekolahnya

NURA mengatakan...

salam sobat
alhamdulillah jadi juara The Warrior Championship, selamat ya,,
saya turut bangga di S.A.
semoga tambah sukses terus TKIT Al-UMMAH.

Ikhwan mengatakan...

Senang mendengar prestasi sekolah Islam seperti ini. Terus berjuang para Ustadzah.

Anonim mengatakan...

Selamat ya ustadzah, Sekarang Al Ummah semakin kelihatan prestasinya. Jadilah yang terbaik

Kak Zepe Lagu2anak.blogspot.com mengatakan...

Metode BCCT ini diperkenalkan oleh beberapa guru TK dan Paud. .Metode ini banyak digunakan para guru TK dan Paud yang sekolahnya memiliki keterbatasan financial. Metode seperti ini tentu bisa dicoba oleh siapa saja. Para guru menggunakan barang-barang bekas dalam membuat alat peraga pengajaran. Selain menghemat biaya, metode ini juga mengajarkan anak-anak untuk mencintai lingkungan dan alam sekitar, karena biasanya metode ini mengajak anak didik untuk lebih dekat dengan alam. Contoh dalam metode ini bisa ditemukan di:
http://lagu2anak.blogspot.com/2010/11/penggunaan-metode-bcct-beyond-centers.html

Admin mengatakan...

@Kak Zepe: Metode BCCT di Indonesia diperkenalkan oleh Sekolah Al Falah setelah belajar dari Pamela Phelps di Creative School Florida. Metode ini didasari oleh psikologi perkembangan anak. Sehingga dalam pendidikan anak usia dini (termasuk KB dan TK) anak bisa bermain dan belajar dengan bahagia. Menumbuhkan potensi dan mengembangkan kecerdasan jamak (multiple intelligences) menjadi konsekuensinya.

Sentra alam yang dimaksud Kak Zepe hanyalah salah satu sentra dalam BCCT. Ada sentra persiapan, sentra balok, sentra main peran, dan lain-lain. Setiap sentra memiliki karakteristik dan fokus sendiri dalam mendidik anak.

Poskan Komentar

 
Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by Jurnalborneo.com
Proudly powered by Blogger.com | Modif by AbuNida